Kamis, 08 Februari 2018
dia
Kalau kau belum yakin denganku untuk apa selama ini aku bersikeras mempertahankanmu? Untuk apa selama ini aku terus menerus ada di sampingmu? Kau tentu paham aku bisa saja memiliki kesempatan untuk memilih orang lain. Tapi hanya kamu saja yang kuingin. Kau juga paham aku bisa saja pergi bila aku mulai tak betah denganmu. Tapi selalu kujaga kesempatan untuk memilikimu. Percayalah, bahwa tak ada yang bisa kubangga-banggakan dalam hidup bila aku tak pernah bisa mencintaimu sepanjang hidup. Aku ada untukmu. Dan kau diciptakan untukku. Hidup kita sesederhana itu.
Senin, 05 Februari 2018
teori yogyakarta
Kalau kamu tak ingin jatuh cinta di jogja,
Jangan sekali kali datang ke jalan penuh angkringan,
Iya itu yang sekarang jadi tongkrongan.
Kamu tau kenapa?
Kopinya genit, hujannya apalagi.
Bisa bisa kalian sengaja dijebak agar hujan dan kopi menjadi topik perbincangan menghabiskan waktu yang akan terasa singkat tapi hangat.
Jangan!
Katanya tak mau jatuh cinta?
Kalau kamu tak ingin jatuh cinta di jogja,
Alun alun utara atau selatan,
Tempat haram untuk dikunjungi.
Kamu tau kenapa?
Luasnya lapangan, tak sebanding dengan petak tempat kalian akan duduk.
Sempit, bisa bisa kalian duduk berdempetan.
Bukankah jika sudah begitu,
Ditambah genjrengan profesional milik mas mas pemusik, akan membuat angan berdempetan di pelaminan melambung tinggi?
Kalau kamu tak ingin patah hati di jogja,
Andong becak jangan jadi transportasi.
Repot!
Kamu tau kenapa?
Guyonan ramah pak kusir,
Ayunan nyaman pak becak,
Ditambah senyum miliknya yang kau petik diam diam,
Ah! Tidak! Nanti kamu patah lagi!
Pokoknya,
Kalau kamu di jogja.
Jangan pergi pergi,
Tidur saja lagi dan lagi.
Tutup jendela dan pintu kamarmu,
Nanti kamu jatuh cinta!
Akhirnya?
Patah lagi!
Runyam!
Jangan sekali kali datang ke jalan penuh angkringan,
Iya itu yang sekarang jadi tongkrongan.
Kamu tau kenapa?
Kopinya genit, hujannya apalagi.
Bisa bisa kalian sengaja dijebak agar hujan dan kopi menjadi topik perbincangan menghabiskan waktu yang akan terasa singkat tapi hangat.
Jangan!
Katanya tak mau jatuh cinta?
Kalau kamu tak ingin jatuh cinta di jogja,
Alun alun utara atau selatan,
Tempat haram untuk dikunjungi.
Kamu tau kenapa?
Luasnya lapangan, tak sebanding dengan petak tempat kalian akan duduk.
Sempit, bisa bisa kalian duduk berdempetan.
Bukankah jika sudah begitu,
Ditambah genjrengan profesional milik mas mas pemusik, akan membuat angan berdempetan di pelaminan melambung tinggi?
Kalau kamu tak ingin patah hati di jogja,
Andong becak jangan jadi transportasi.
Repot!
Kamu tau kenapa?
Guyonan ramah pak kusir,
Ayunan nyaman pak becak,
Ditambah senyum miliknya yang kau petik diam diam,
Ah! Tidak! Nanti kamu patah lagi!
Pokoknya,
Kalau kamu di jogja.
Jangan pergi pergi,
Tidur saja lagi dan lagi.
Tutup jendela dan pintu kamarmu,
Nanti kamu jatuh cinta!
Akhirnya?
Patah lagi!
Runyam!
Langganan:
Postingan (Atom)