Minggu, 16 Oktober 2016

pengalaman masuk HMI


Udah lama nih baru ngetik di blog lagi wkwk:D Semoga pembaca setia blog saya selalu mendapat kerahmatan dari Allah SWT. Kok jadi sok bijak gini, ya? Karena kemarin baru saja gua mengikuti Latihan Kader 1 yang diselenggarakan oleh Komisariat Fakultas Ekonomi Bisnis UMY pada tanggal 9-12 Oktober 2016 di pondok daru hiraa'. Banyak sekali ilmu keislaman yang gua dapatkan, malah gua sempat berfikir, selama ini gua kemana saja? Kenapa ilmu agama yang gua miliki masih jauh dari target.

Sebelumnya, apa sih HMI itu? Bagi yang belum tau, HMI adalah Himpunan Mahasiswa Islam yang merupakan organisasi terbesar dan tertua di Indonesia. HMI sendiri berdiri sejak 5 Februari 1947, yang didirikan oleh Lafran Pane, mahasiswa asal Sumatera Utara yang sedang berkuliah di STI Yogyakarta (kini lebih dikenal dengan UII). Latar belakang berdirinya HMI karena pada saat itu kondisi Indonesia yang baru saja memproklamirkan kemerdekaannya, iman dan akidahnya masih jauh dari kata sempurna, seolah islam hanya sekedar status di KTP saja.


Oleh karena itu, Lafran Pane menggagaskan sebuah himpunan yang bertujuan "terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT." (pasal 4 konstitusi HMI). Jelas sekali, pada saat pendiriannya, Lafran Pane ditentang oleh berbagai pihak karena pada saat itu di Yogyakarta ada berbagai organisasi yang melenceng dari kaidah agama.


Oke, kembali lagi ke topik awal. Kami berangkat ke pondok daru hiraa'  dan berkumpul di kampus tercinta UMY. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 1 jam, akhirnya kami sampai disana pukul 19:00. Istirahat dan lain-lain acara pembukaan dimulai dengan pembukaan dari masing - masing ketua. Yaitu Ketua cabang yogyakarta dan Ketua Komisariat FEB UMY.


setelah beberapa hari kemudian kita dikasih materi ini itu oleh panitia,
akhirnya hari terakhir pun tiba. Gasabar rasanya ingin cepat pulang dan menikmati indahnya tidur di kasur yang empuk hahaha. Lalu setelah sholat Ashar, ada pengujian materi dari panitia. Kita harus menyebutkan tujuan HMI yang berada di pasal 4 tanpa salah sedikitpun, menyanyikan hymne HMI dan review materi yang diujikan 4 hari 3 Malem ini. Sebenarnya, panitia hanya menguji mental kita aja bukan berarti mereka jahat. Banyak sekali ilmu diluar kampus yang kami dapatkan disini terutama materi yang di sampaikan oleh panitia tadi sangat membuka hati dan pikiran kami. Semoga akidah dan iman kami semakin meningkat setelah ikut LK1 ini dan berguna bagi orang sekitar aamiin.


 

Kamis, 01 September 2016

Libur Telah Usai

Hampir lupa, sebelumnya saya sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H Taqobalallahuminna waminkum, shiyamana wa shiyamakum, semoga kita dapat menjadi manusia yang lebih baik, amiin.Waktu memang terasa cepat berjalan. Sepertinya baru kemarin senang karena liburan ramadhan, tapi kali ini sudah harus bangkit dan sadar kembali karena ternyata Lebaran telah usai dan liburan telah berlalu. Susah move on? Jangan dong. Kalau nggak bisa move on dari liburan, terus bagaimana aktivitasnya? Setelah ditinggal mudik, Lebaran, dan liburan ternyata ada aja lho yang harus dibenahi. Namun kendala yang sering terlihat nyata di sekitar kita, libur kuliah yang panjang membuat mahasiswa akan semakin malas, karena sudah terlalu enak menikmati masa liburan kuliah. Libur Telah Usai, mahasiswa pun kembali kepada rutinitas kampus, sebagian akan terlihat wajah-wajah yang masih terlelap dalam liburannya. Gajarang di hari pertama masuk kuliah banyak yang Malas Ngampus. Ada juga yang selalu semangat ke kampus karena, kangen dengan teman-teman. Masuk kampus untuk mencari secuil ilmu yang dapat bermanfaat. Bukannya gua sok bijaksana dan “sok-sok-an” wkwk berhubung banyak dari kita (termasuk gua) adalah mahasiswa rantau yang berasal dari luar kota, udah saatnya kembali nyiapin diri untuk menunaikan kewajiban dan tanggung jawab sebagai pelajar yang baik. So pada kesimpulannya, ingatlah tujuan mengapa kita disini, tujuan dari tiap-tiap orang berbeda, tapi yang pasti semua itu adalah tujuan yang baik dan dapat membanggakan orangtua.

Minggu, 03 Juli 2016

Sepenting apa?

Hallo para pembaca kali ini gua mau ngebahas tentang suatu yang paling gua gasukai saat ini IPK IPK dan IPK .
Setelah pusing pusing nya kuliah nggak terasa ya, akhirnya selesai juga masa perkuliahan gua di semester genap tahun ini. Itu tandanya udah tiba waktunya untuk gua menikmatin masa liburan kuliah kali ini.

Tapi walaupun gua udah fix libur kuliah, namun sebenarnya gua belum begitu seneng banget lho, dengan adanya waktu libur kuliah. Ya, bisa di bilang gua belom bisa nerima 100% gitu
Bedanya gini lho, kalo libur sekolah, itu berarti lo udah tau dengan pasti nilai apa aja yang bakal lo dapetin selama satu semester penuh lewat raport. Lo udah tau dapet peringkat berapa, bolos berapa kali, sehat bohongan berapa kali, ya itu semua lo ketahui saat pembagian raport.

Jadi, secara logika cowok ganteng, selesai bagi raport, lo langsung bisa deh untuk menikmatin liburan dengan bahagia. (Nb: itu hanya berlaku bagi mereka yang nilai raportnya bagus).

Nah, beda lagi kalo libur kuliah. Misalnya nih, lo baru selesai kuliah di semester tersebut, otomatis lo udah masuk dalam situasi yang mengkhawatirkan men. Apalagi, baru selesai kuliah, eh… lo langsung milih happy-happy buat liburan, maka itu sama aja kaya lo lagi boker tapi di awasi oleh orang, gak nyaman banget kan pasti nya! 
Kalo lo kuliah maka lo di pastikan mengalami yang namanya ketegangan double. Pertama, tegang saat menjalani perkuliahan selama satu semester penuh, seperti bertemu dosen killer, di kejar deadline dari tugas-tugas yang berepisode, di putusin pacar (Nb: Bagi yg punya pacar wkwk), dan masih banyak lagi. Nah, tegang yang kedua yaitu di kala menunggu nilai akhir. Nilai akhir adalah nilai apa saja yang bakal lo terima per-mata kuliah (mata pelajaran kalo di sekolah) selama satu semester.

Bagi kebanyakan mahasiswa, menunggu nilai akhir kuliah adalah terserem *Ah lebay aja HHH
Lo bisa bayangin aja, saat lo lagi happy menikmatin masa liburan kuliah, ya katakanlah liburan pergi ke pantai gitu, terus berenang sama putri duyung. Lagi asyik-asyiknya berduaan sama putri duyung, eh… tiba-tiba aja lo dapet kabar dari temen sekampus lo, bahwa nilai semester udah keluar semua di web akademik kampus. Panik? Pastinya dong.

Nah, galama kemudian, lo langsung buru-buru nyoba cek nilai di web akademik kampus. Pas buka web akademik kampus, mendadak suasana berubah menjadi sedih, mana kala ngeliat nilai yang keluar udah membentuk kunci gitar. 

Dan galama kemudian doi ngesms nanya tentang ipk tsb, yaaa gua mau gamau bilang kalo nilai ipk gua ngebentuk kunci gitar. Doi bilang "maksud ngebentuk kunci gitar kaya gimana?" Gua pun berbicara "iya maksud nya nilai ipk nya ada yang hancur beberapa matkul" disitu si doi langsung ngasih semangat dan bilang "udah gausah sedih dan jangan pantang nyerah buat ngejar hasil yg memuaskan. gaselama nya yang terlihat buruk akan menghasilkan buruk juga, asalkan kita mau berusaha pasti kita mampu merubah nilai yg buruk menjadi nilai yang memuaskan untuk kita"

pesan gua "Walaupun ada sebagian dari lo berpendapat kalo ipk itu gapenting, setidak nya ipk tinggi bisa jadi bentuk rasa terimakasih kita terhadap orang tua yang udah bersusah payah mencari uang agar anak nya bisa meraih cita2 yg tinggi"

Kamis, 30 Juni 2016

Entah Salah Siapa

Rindu dan rasa cemas ditinggalkanmu, seperti sekam yg harus aku telan setiap saat. Tetapi dateng padamu dan mengusikmu seperti tamparan rasa bersalah yg berulang kali jika ku dapati hanya rasa sakit. Aku tak ingin memikirkan prasangka prasangka yg tak bener, tetapi ku mohon katakan padaku bagaimana aku jelaskan jika aku bersalah padamu.

Sungguh jika pun aku tak bisa membales mu jangan engkau memarahi diriku, aku hanya ingin tau letak dimana kesalahan aku pada mu. aku tidak menyalahkan mu tapi yg tidak aku mengerti entah mengapa dimata seseorang yg berjuang tidak pernah bener bener bisa membuat pejuang berhenti.

Karenanya maafkan aku, jika aku tak pernah ingin memahami apa maksudmu, apa yg kau mau, dll. Entah aku mulai takut untuk menulis. Aku takut jika menulis praduga salah dikepala ku. Karena bahkan dikeadaan tak lagi dihiraukan, apa yg di tuang kepalaku selalunya adalah kesalahan dari rasa takut kehilangan.

Lebih Dekat

assalamualaikum
biar kayak yang lain-lain, gua juga ingin memperkenalkan diri juga dah.
perkenalkan nama saya muhammad fauzan khairullah. sebelumnya saya minta maaf atas blog gua ini yg gajelas dan susah untuk diambil manfaatnya, hehehe, bukan karna orang yg punya blog ini gaptek atau mungkin kekurangan ilmu, tapi seperti itulah adanya. sekali lagi harap dimaklumi.
gua tinggalnya di sumedang dan kuliah gua di univ muhammadiyah yogyakarta(UMY) mengambil jurusan Ilmu Ekonomi.
oke lanjut ke peraturan blog gua ini, pertama bagi yg ingin berkomentar ya komentar aja, terserah mau bernada positif atau negatif kek, selama itu dalam batas wajar akan gua tanggapi dengan senang hati.
lalu yang kedua karna gua yang punya blog ini, jadi wewenang keseluruhan tentang apa yg gua tulis atau apa yg gua berikan dari blog gua ini adalah seluruhnya hak gua.
lalu yg ketiga yg paling penting, yaitu gua berhak kapan saja mengupdate post kapanpun gua mau, mungkin setahun sekali juga boleh, kelamaan ya?? hahaha
tapi di balik itu semua gua ingin kita saling berbagi pengalaman kita, ilmu kita, atau apapun itu. yang penting itu bermanfaat untuk kita semua.
akhir kata, sekali lagi gua minta maaf atas kekurangannya dah harap dimaklumi.
wasalamualaikum

Share this: