Rabu, 20 Mei 2020

sesuai alur

Aku tidak bisa menjanjikan apa-apa kecuali aku akan melakukan semua hal yang terbaik, aku tidak sehebat mereka. Aku tidak sebaik mereka.

Hingga saat ini, aku belum bisa dianggap sukses dalam sisi keuangan, aku masih harus belajar banyak tentang arti tanggung jawab. Sesekali, mungkin kamu akan membutuhkanku dalam waktu dan kondisi yang tidak tentu. Oleh karena itu, aku tidak akan pernah mengatur handphoneku dalam kondisi silent. Kamu bisa menghubungiku setiap waktu.

Aku tidak bisa selalu mengawasi apa-apa aja yg di makan setiap hari. Walau aku tau bahwa kamu pasti lebih pandai memilih makanan bergizi dibanding diriku, aku tidak akan menghilangkan fakta bahwa kamu bisa sakit juga.

Aku mungkin bukan sosok seseorang yang terlihat baik di depan kedua orang tuamu, aku bukannya tidak mau banyak berjanji dan aku hanya takut tidak kuat menepatinya, aku hanya ingin menjalaninya sesuai alur.

Biarkan Aku

Jika tak ada yang mengajarimu untuk berhenti dalam mencari,
maka biarkan aku menjadi pelajaran bagimu bahwa yang mencari harus tau kapan untuk berhenti.
Jika tak ada yang mengajarimu untuk menghargai setiap kehadiran,
maka biarkan aku menjadi pelajaran bagimu bahwa menyia-nyiakan kehadiran hanya menambah kehilangan.
Jika tak ada yang mengajarimu untuk memperjuangkan,
maka biarkan aku menjadi pelajaran bagimu bahwa perjuangan tak pernah mudah adanya.
Jika tak ada yang mengajarimu untuk memenuhi janji,
maka biarkan aku menjadi pelajaran bahwa janji bukan sekadar ucapan penenang belaka.
Jika tak ada yang mengajarimu untuk memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin,
maka biarkan aku menjadi pelajaran bahwa tak semua kesempatan datang dua kali.
Jika tak ada yang mengajarimu,
maka biarkan aku, meski kata kita nantinya
hanya akan menjadi penyesalan dan pelajaran