Minggu, 13 Agustus 2023

warning

Bisa tolong kecilkan volumenya atau bubarkan saja konsernya? Supaya telingaku bisa berfungsi sebagaimana mestinya, bukan hanya mendengar argumen disertai nada amarah yang begitu lantang dan nyaring.

Bisa tolong tutup tirai pertunjukkannya? Supaya mataku bisa melihat indahnya pemandangan Sang Pencipta, bukan hanya melihat tangan yang mendarat di pipi, atau melihat vas bunga melayang dan pecah terhantam tembok.

Bisa tolong buang saja pita suaranya? Supaya hidupku lebih damai dan tentram seperti apa yang tersurat dalam ramalan garis tanganku, bukannya menjadikanku budak dalam konser musikalisasi hidupnya.

Bisa tolong patahkan saja tangannya? Supaya tubuhku bisa diperlakukan layaknya manusia yang dipayungi kasih sayang, bukannya seperti hewan yang mendapat kesengsaraan.

Bisa tolong hentikan dramanya? Supaya aku tidak pusing memikirkan skrip takdir Tuhan yang selanjutnya, bukan justru membawaku pada putaran takdir yang tak seharusnya dilewati.

pejuang

jika kalian adalah perantau yg sedang berjuang
jika kalian adalah sandwich generation 
atau jika kalian adalah anak laki laki yg dipaksa dewasa oleh keadaan 

tolong kalian harus baca ini kita harus semangat karna kita adalah pejuang yg harus berkeringat walaupun keringat bercucuran menyentuh pantat,
selagi dunia belum kiamat kita adalah si pejuang dan pekerja yg keras yg terhormat karna kita ingin membahagiakan keluarga secara akurat walaupun muka banyak debu hingga menimbulkan jerawat bagi pejuang itu tidak terlalu gawat karna masih ada obat di toko toko terdekat

syfhq

Huwa Huma Hum

Hiya Huma Hunna

Anta Antuma Antum

Anti Antuma Antunna

Ana Uhibbuki Fillah

selamanya sampai kita tua, sampai jadi debu, aku diliang yg satu, kau di sebelah ku. aamiin

seorang wanita

liyaddani yumna wa yusro Fii kulli yaddin khomsu a’shobia 

aku teramat sangat bahagia, karna telah mendapatkan hati seorang wanita yg aku yakini ia akan setia karna bagiku ia adalah obat yg bisa menyembuhkan luka di dalam dada

bapa

semasa kecil bapa ku pernah berpesan kedapaku "aa, jika kamu sedang bermain lalu temanmu mengejekmu kamu jgn langsung marah, beri dia peringatan yg pertama kalinya, ketika temanmu masih mengejekmu yg kedua kalinya, kamu belum boleh marah, namun ketika dia masih mengejekmu yg ketiga kalinya, kamu gaboleh beri dia peringatan ajak dia baku pukul dan ajak dia baku hantam. jika kamu menang sampaikan rasa kemenanganmu itu dengan bangga kepada bapa dirumah, jika kamu kalah jangan sampai bapa tau, jika kamu nangis segera habiskan rasa tangismu diluar rumah dan jangan sampai bapa tau. karna kamu Syubbanul yaum rijalul ghad (kamu adalah penerus bangsa, jadi laki laki sejati gaboleh menangis." 

begitulah cara bapaku mendidiku dan itu sangat berhasil kepadaku, dan pa aku bukan laki laki dewasa yg kuat nyatanya aku laki laki dewasa yg pura pura kuat, doaku selalu menyertaimu pa. kau berhasil mendidikku menjadi laki laki yg selalu ingin pulang