Kelak ketika kamu sudah mulai tumbuh dewasa kamu pasti akan mengerti betapa ngga enaknya menjadi dewasa. Kamu ingin kembali kemasa kanak2 dimana ketika kita asik bermain entah di sawah, entah di sungai, entah di lapangan, entah di halaman rumah yang paling di takuti adalah di suruh makan. Kamu nggak pernah mikirin apa itu sayang, apa itu penghianatan, apa itu masa depan. Semuanya numpuk di kepala bikin kepalamu terasa berat. Hidup memang keras, kejam, ketika kamu tak cukup pandai menilai orang di sekitamu kamu akan tertipu karena begitu banyak orang di sekitamu yang memakai topeng. Tak pernah kau kenali wajah mereka yang sesungguhnya. Semuanya terasa palsu tak pernah ada ketulusan karena setiap orang melihat mu dengan kesuksesamu, pangkatmu, jabatamu, rumah mu, mobil mu, motor mu. Menjadi dewasa itu gamudah nak, ketika kamu kecil kamu ingin cepat menjadi dewasa. Apa yang kamu pikirkan tentang dewasa bukan seperti apa yang kamu rasakan kelak ketika kamu menjadi dewasa. Ketika aku dewasa aku akan bekerja, ngebahagiaka orang tua, punya tabungan banyak, menikah, punya rumah sendiri, punya anak, punya mobil bagus. Ahhh itu kahayalanmu yang sangat sangat indah. Dewasa nggak seindah itu! Beberapa kali kamu pacaran, beberapa kali mempertahankan hubungan, beberapa kali juga kamu akan di tinggalkan karena akan ada yang lebih dari kamu, lebih soleh dari kamu, lebih kaya dari kamu. Sungguh dewasa bukanlah hal yang mudah.
Satu hal yang harus kamu pegang ketika dewasa, ketika kamu nggak cukup pandai buat melihat topeng2 di sekitarmu kamu juga harus memakai topeng biar semua yang melihatmu nggak pernah tau wujud aslimu. Jadi diri sendiri memang penting dan harus tapi adakalanya kamu memakai topeng bukan untuk jadi orang lain, bukan juga buat menipu orang tapi buat mereka nggak tau tentang kamu. Biarlah semua orang melihatmu nakal, tapi kamu tetap soleh di matamu dan orang tua mu. nggak usah pedulikan omongan orang tentangmu. Tak ada orang benar di dunia ini, kecuali utusan Allah. Bukankah setiap 5 kali dalam sehari kita memohon "Tunjukan jalan yang lurus" dan itu kamu memohon selama kamu hidup. Dewasa itu freedoom. Lakukan semaumu, sesukamu, seenakmu, sebahagiamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar