Kamu punya hak penuh untuk bosan. Aku pun begitu.
Kamu bisa aja bosan dengan kepedulianku. Menanyakan apa yang kamu makan untuk sarapan atau justru mengingatkanmu soal itu. Memberikan balasan atas keluhanmu sepanjang hari dengan teduh, berharap besok kamu tidak akan merasakan hal yang sama lagi, kamu bisa saja bosan dengan kepedulianku. Aku pun begitu.
Kamu bisa saja bosan dengan aku yang mengirimkanmu pesan setiap malam. Membicarakan hal tidak penting seperti tembok pantul untuk olahraga di sekolah sampai pemanasan global. Aku memang tidak pandai dengan topik pembicaraan. Wajar apabila kamu bosan kepadaku. Adil, bukan, kalau nanti aku merasakan hal yang sama?
Aku tau bosan adalah suatu hal yang pasti. Aku mengerti kalau kamu bosan itu sangatlah wajar, tapi aku? Ahh entah lah itu urusanku gimana nanti.
berkeliling dunia saja dulu sampai bosanmu hilang, tapi jangan lupa pulang, karna tempat tujuan mu adalah keluarga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar