Minggu, 02 Desember 2018

kenyataan yg harus diambil

mah pak, akankah sakit ditinggalkannya seperti ini?

seperti aku yang hanya bersambut ruang kosong di tiap pulangku
seperti aku yang hanya berteman gema napasku sendiri dari sudut kamar
seperti aku yang hanya menikmati harum mie instan tanpa aroma masakan makan malam seperti saat dulu pulang

akankah sesak merindunya seperti ini?
seperti aku ketika kangen kamu, mah pak
merasa hampa tanpa raga
tanpa lengan untuk mendekap, tanpa tubuh untuk kurengkuh
tanpa pundak untuk bersandar,
tanpa telinga untuk mendengarkan
tanpa jemari untuk mengusap tangisku,
tanpa suara untuk membangunkan solatku,
dan tawa untuk berbagi ceriaku

mah pak, retoriskah tanyaku?
atau ini hanya cara aku sampaikan bahwa kenyataan tiadamu terlalu pahit dan merindumu seperti dihantam dari langit ke kaki bumi

sakit dan sesak; teramat sangat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar