semilir anila merayu atma
menusuk tajam pada sisi luka menggangga
lembutnya bisikan manja
menyejukan panas rasa yg kian menggila
kamu, pergi menjauh serasa tak ku miliki
bukan, bukan tak ku miliki
tapi memang tak pernah ku miliki
hangat sapamu yg lalu
bak senja muncul tanpa ragu
memamerkan rona jingganya mendayu
aku terbuai oleh kehadiranmu
di buat candu oleh setiap sudut senyum indahmu
dan di hempaskan oleh harapan semu yg kau suguhkan palsu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar