Ada yg lagi terpuruk banyak luka yg ia di tanggung sendirian. Tak pernah menceritakannya pada siapa-siapa, semua ke pahitan dan kesedihan ia telan sendirian. Setiap orang pasti punya ujian dan perjuangannya masing-masing. Ia tak ingin masalahnya menjadi ajang banding maka ia hanya menceritakannya pada Allah yg dapat di percaya seutuhnya. Betapa tentram hatinya setelah mencurahkan segala permasalahannya di atas sejadah di temani beberapa tetes air mata, di tengah keheningan malam yg di pecah bunyi detik jam dinding tengah malam, lalu memasrahkan seluruh urusannya hanya padanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar